DEMAK MEMILIH DAN HASIL PILEG 2009

Oleh:
Jessi Tri Joeni, S.Tr, MM
Komisioner KPU Kabupaten Demak

Dalam hitungan bulan persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Demak tahun 2011 sudah santer terdengar terutama calon Bupati, setidaknya awal bulan Juni 2010 Komisi Pemilahan Umum (KPU) Demak sudah mulai “punya gawe” dari penyusunan rancangan dan pembentukan panitia pemilihan di tingkat kecamatan PPK, PPS dan PPDP serta panitia pengawas, sesuai draf tahapan, program dan jadual bahwa akhir masa jabatan Bupati periode 2006 – 2011 pada bulan  Mei 2011, sehingga Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) ada di tahun 2010 dan 2011.

Benang merah keterkaitan pelaksanaan Pileg tahun 2009 dengan Pemilukada  sebagai pintu gerbang pencalonan yaitu pada persyaratan pengajuan bakal pasangan calon yang sesuai dengan Peraturan KPU No. 68 tahun 2009 adalah partai politik (parpol) atau gabungan parpol yang dapat mendaftarkan bakal pasangan calon harus memperoleh kursi paling sedikit 15% dari jumlah kursi yang ada, artinya harus mempunyai 8 kursi dari 50 kursi yang ada di DPRD Kab. Demak atau memperoleh suara sah pada Pileg 2009 paling sedikit 15% dari akumulasi perolehan suara sah. Gabungan parpol yang dapat berkolaborasi adalah parpol yang mempunyai kursi di DPRD, parpol yang memiliki kursi dengan parpol yang tidak memiliki kursi atau sesama parpol yang tidak memiliki kursi di DPRD.

Komposisi jumlah perolehan kursi di DPRD Kab. Demak dari 35 parpol peserta Pemilu tahun 2009 hanya 12 parpol yang memiliki kursi yaitu Hanura 1 kursi atau 16.306 (3%) suara sah, PKPB 1 kursi atau 13.908 (3%) suara sah, Gerindra 3 kursi atau 21.341 (4%) suara sah, PKS 5 kursi atau 39.147 (8%) suara sah, PAN 2 kursi atau 16.315 (3%) suara sah, PKB 10 kursi atau 100.826 (20) suara sah, PDP 2 kursi atau 19.635 (4%), Golkar 6 kursi atau 71.128 (14%) suara sah, PPP 5 kursi atau 39.772 (8%) suara sah, PDIP 8 kursi atau 70.687 (14%), Demokrat 6 kursi atau 47.297 (9%) suara sah, PKNU 1 kursi atau 12.653 (3%) suara sah. Dengan melihat peta peroleh jumlah kursi yang ada, parpol yang berhak mengajukan bakal calon secara mandiri adalah PKB dan PDIP.

Merunut UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan perubahan terakhir menjadi UU No. 12 tahun 2008 memberi ruang kepada calon perseorangan untuk dapat mendaftar sebagai calon Bupati dengan ketentuan mendapat dukungan dari penduduk yang bersangkutan sekurang – kurangnya 3 % karena jumlah penduduk Kabupaten Demak per Desember 2009 berjumlah 1.180.604 (Data Capil Demak). Bentuk dukungan tersebut disertai dengan fotocopy KTP atau surat keterangan tanda penduduk rangkap 3 kepada KPU yang nantinya melalui proses verifikasi dokumen dan verifikasi faktual. Dan apabila pasangan calon perseorangan mengundurkan diri setelah ditetapkan oleh KPU, pasangan tersebut dikenai sanksi denda sebesar Rp 20.000.000.000 (dua puluh milyar ).

Partisipasi pemilih dan sebaran

Ada 2 catatan kecil terhadap evaluasi Pemilu 2009 adalah perubahan dan inkonsistensi regulasi, lemahnya dukungan dan partisipasi stakeholder Pemilu dan masyarakat. Salah satu ending dari hasil sebuah penyelenggaraan pileg tahun 2009 adalah prosentase tingkat kehadiran pemilih pada saat pemungutan suara yaitu sebesar 73 % atau 571.998 yang hadir di TPS dari 787.246 DPT yang ada. Tersebar di DP 1 (Demak, Dempet, Wonosalam, Kebonagung) sebanyak 142.733 pemilih, DP 2 (Gajah, Karanganyar, Mijen) sebanyak 85.678 pemilih, DP 3 ( Guntur, Sayung, Karangtengah) sebanyak 125.920 pemilih, DP 4 ( Wedung, Bonang ) sebanyak 92.000 pemilih, DP 5 ( Mranggen, Karangawen ) sebanyak 125.667 pemilih.          Sehingga prosentase terbanyak tingkat partisipasi pemilih secara urut ada di DP 1 sebesar 24,9 %, DP 3 sebesar 22%, DP 5 sebesar 21,9%, DP 4 sebesar 16,1 % dan DP 2 sebesar 14,9 %.

Sebaran parpol yang mempunyai kursi di DPRD untuk Hanura 1 kursi di DP 3, PKPB 1 kursi di DP 4, Gerindra 3 kursi di DP 1, 4, dan 5, PKS 5 kursi di DP 1, 2, 3, 4, 5, PAN 2 kursi di DP 1 dan 2, PKB 10 kursi DP 1 (2 kursi), DP 2 (1 kursi), DP 3 (3 kursi), DP 4 (2 kursi) dan DP 5 (2 kursi), PDP 2 kursi di DP 2 dan 5, Golkar 6 kursi di DP 1 (2 kursi), DP 2 (1 kursi), DP 3 (3 kursi) dan DP 4 (1 kursi), PPP 5 kursi di DP 1, 2, 3, 4 dan 5, PDIP 8 kursi di DP 1 (2 kursi), DP 2 (1 kursi), DP 3 (2 kursi), DP 4 (1 kursi) dan DP 5 ( 2 kursi ), Demokrat 6 kursi tersebar di DP 1 (2 kursi), DP 2 (1 kursi), DP 3 (1 kursi), DP 4 (1 kursi) dan DP 5 (1 kursi), PKNU hanya di DP 5.

Dengan gambaran hasil pemilihan umum anggota DPRD Kabupaten Demak pada tahun 2009, harapan yang terbesit adalah dapat memberikan gambaran bagaimana para calon – calon pasangan Kepala Daerah melihat dan memetakan serta gerbong apa yang akan dipakai untuk dapat melaju pada Pemilukada Kabupaten Demak tahun 2011.

About these ads